naa :
but isn't beautiful that kita sebagai manusia are capable buat mencintai seseorang that much?
kek yes, senua orang punya kapasitas memberi en menerima cinta yang beda beda. apa yang menurut satu orang adalah bentuk "cinta" bisa juga jadi overwhelming buat orang lain. tapi apakah itu berarti kita harus learn to love less? kenapa gak coba learn to love differently?
karna kadang masalahnya bukan di seberapa besar cinta, tapi di gimana bentuk cinta itu sendiri di ekspresikan, dan kadang cinta gak selalu harus selalu ditunjukkin, just because you have BIGGG love gak terus kita harus menyirami orang with semua affection possible, not every feeling needs to be spoken, gak semua ounce of love harus ditunjukkan dengan grand gestures, and gak semua kind of love needs a tangible form to be real
"watering a flower too much will make them die" yes emang, tapi bukannya bunga memang gak bisa hidup cuman dengan disirami sebanyak mungkin? bunga juga butuh nutrisi, sinar matahari, en enough space buat tumbuh on its own
so kenapa kita harus menganggap kalo the solusi dari overloving seseorang itu dengan love them less? kenapa gak coba saling pahamin what kind of love yang satu sama lain butuhin, karna kadang love means giving, kadang it means listening, kadang it means simply staying, bahkan kadang it means giving seseorang enough space to breathe
2026-10-24 13:47:25